PENAJA - IKLAN BERBAYAR



Sila click pada ruang yang kosong atau Email Kepada BilaTintaBicara@gmail.com untuk maklumat lebih lanjut

Mengingati Kematian

22 Ramadhan
Diriku bangun lalu menatap ke luar tingkap harapan
Setelah selesai sujud pada yang esa
Terkenan dan Terbayang Kesilapan lalu
Bukan tidak mahu berubah
Tetapi
Moga Pintu RamatMU sentiasa Terbuka untuk ku Wahai Penciptaku
Pimpinlah diriku kepangkuan jalan mu
Jangan engkau tarik nyawakan di dalam kekufuran
Jangan kau palingkan rahmatMU kepada ku Wahai Pencipta

Sahabat,
Andainya kematianku ini kau tangisi Pusaraku kau siram dengan air matamu
Maka diatas tulang belulangku yang sudah hancur luluh
Nyalakan obor untuk ummat ini
Dan lanjutkan gerak merebut kemenangan
Sahabat,
Kematianku hanyalah suatu perjalanan
Memenuhi panggilan kekasih yang merindu
Teman-teman indah di syurga Tuhan
Terhampar
menanti
Burung-burungnya berpesta menanti ku
Dan berbahagialah hidupku disana
Sahaba,
Cahaya kegelapan pastikan lebur

Fajarkan menyingsing
Dan alam ini kan disinari cahaya lagi
Relakanlah rohku terbang menjelang rindunya Jangan gentar berkelana ke alam abadi


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


0 Dakwat Tumpah:

Post a Comment

 Online User